Dalam
mendampingi tersangka diperiksa oleh penyidikan, maka kehadiran penasehat hukum
untuk bertindak haruslah berdasarkan dengan terlebih dahulu adanya surat kuasa atau penunjukan
dari tersangka dimaksud.
Dengan
contoh sebagai berikut :
SURAT
KUASA KHUSUS
Yang
bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ..................................................................................
Tempat dan Tgl
Lahir : ..................................................................................
Pekerjaan : ..................................................................................
Alamat : ..................................................................................
Dengan ini
memberikan kuasa kepada :
Nama : ..................................................................................
Pekerjaan : ..................................................................................
Alamat : ..................................................................................
Khusus
Untuk memberikan
bantuan hukum di dalam proses penyidikan kepada pemberi kuasa (tersangka) yang
dipersangkakan telah melakukan tinda pidana .........................................................
Sebagai dimaksud
dalam pasal ……………………………… berdasarkan :
1. Laporan Polisi
No. Pol : ……………………….. tgl ……………………………
2.
……………………………………………………………………………………
3.
……………………………………………………………………………………
Kuasa ini tidak
diberikan hak kepada penerima kuasa untuk mengalihkannya kepada orang lain
(tanpa hak substitusi), kecuali atas persetujuan pemberi kuasa dan/atau
persetujuan penyidik/penyidik pembantu yang telah menunjuk penerima kuasa
sebagai penasehat hukum berdasarkan surat
penetapan penunjukan penasehat hukum No. Pol :……………………….. tgl …………………..
………………, ………………. 2007
Yang menerima kuasa, Yang memberi
kuasa/tersangka
Materai
( …………………… ) ( …………………………….. )
.jpg)
.jpg)